Ini Dia Panduan Wisata Pertunjukan Tari Kecak Uluwatu Bali TERLENGKAP

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Selamat datang di halaman resmi Tari Kecak Uluwatu Bali! 

Sebagai salah satu lokasi destinasi pariwisata unggulan, Bali bukan hanya menyajikan panorama alam dan pantai yang rupawan. Liburan akan lebih berkesan dan tidak terlupakan jika Anda menyempurnakan perjalanan wisata Anda dengan menyaksikan pertunjukan seni tari paling popular di Bali. Nama tari tersebut yakni Tari Kecak.

Apalagi jika Anda menyaksikan pertunjukan tari ini di Pura Uluwatu. Pesona pertunjukan Tarik Kecak akan makin terpancar karena pertunjukan sacral tersebut berkolaborasi dengan suasana tenteram dikelilingi panorama alam yang memukau.

014

Pertunjukan Tari Kecak Di Bawah Sunset yang Temaram

Pertunjukan Tari Kecak di Uluwatu dihelat sekitar pukul 18.00, bersamaan dengan prosesi indah matahari tenggelam ke balik cakrawala. Kondisi ini membuat pertunjukan tari sempurna di tengah panorama senja tepi laut yang eksotis nan romantis. Bayangkan Anda akan disuguhi sebuah tarian yang begitu magis, di depan sebuah pura yang telah berdiri kukuh selama berabad-abad, di atas tebing setinggi 30 meter.

Di bawah sana, terhampar luas Samudra Hindia dengan air yang senantiasa mengempaskan gelombang. Sementara itu, matahari memancarkan cahaya merah saga di ujung senja. Sinarnya yang lembut menimpa samudra hingga memantullah air berkilauan dalam remang petang. Pastinya, keindahan itu tidak akan bisa dilukiskan dengan kata-kata karena menghadirkan pengalaman batin yang tidak mungkin terlupakan seumur hidup.

Jangan sampai Anda melewatkan pertunjukan Tari Kecak yang sempurna di tengah panorama alam yang memukau. Segera dapatkan tiketnya sebelum kehabisan! Sebab yang tertarik menyaksikan pertunjukan wow ini bukan hanya Anda. Di luar sana, ada ribuan wisatawan lainnya yang juga ingin mendapatkan pengalaman tak terlupakan ini!

Jam pertunjukan Tari Kecak Uluwatu :
Jam mulai nonton 18.00 – 19.00 wita.

Minimal booking:
Tiket Tari Kecak Uluwatu terbatas!

Minimal pemesanan 1 minggu sebelumnya atau reservasi minimal lima hari sebelumnya. Jika Anda tidak melakukan pemesanan atau memesan tiket dadakan, bersiap-siap saja kehabisan tiket masuk. Atau jika pun bisa masuk, besar kemungkinan Anda tidak akan mendapatkan tempat duduk untuk menyaksikan pertunjukan dengan nyaman sambil menikmati keindahan panorama alam sekitar.

Harga tiket tari Kecak :
Silahkan Klik Linkhttps://m-kuta.net/product/voucher-tari-kecak-uluwatu

Sebelum nonton Pertunjukannya, Yuk sejenak berkenalan dengan Tari Kecak!

Di Pulau Bali, tarian bukan sekadar gerak penuh keindahan yang disuguhkan penari kepada para penikmatnya. Masyarakat Bali juga memiliki sebuuah tarian yang memiliki makna sedemikian dalam. Itulah Tari Kecak.

Awalnya, Tari Kecak berasal dari sebuah ritual sakral Hindu bernama Sang Hyang.

Pada prosesi tari bernuansa Hindu Bali, akan ada penari yang tidak sadar (kerasukan roh). Itulah sebabnya, selain keindahan gerakan tari, Tari Kecak juga dijadikan sebagai media komunikasi antara para penari dengan Tuhan atau roh para leluhur. Penari yang kerasukan roh ini akan menyampaikan pesan dari para dewa atau leluhur kepada masyarakat.

Sekitar tahun 1930-an, nukilan kisah Ramayan mulai disisipkan pada rangkaian pertunjukkan Tari Kecak. Adalah Wayan Limbak yang ber-partner dengan pelukis dari Jerman bernama Walter Spies yang menggagas tarian ini. Kemudian, Wayan Limbak memopulerkan Tari Kecak yang berakar pada tradisi Sang Hyang dan lakon kisah Ramayana ini ketika berkeliling dunia bersama rombongan yang terdiri atas  penari Bali.

Tari Kecak adalah seni tari yang sangat khas. Tarian ini diperagakan oleh puluhan penari laki-laki. Mereka mengenakan kain kotak-kotak hitam putih, seperti motif papan catur yang dilingkarkan di pinggang, dan duduk melingkar sambil sembari menggerakkan tangan ke atas secara serempak.

Ciri khas lain dari Tarik Kecak adalah tarian ini tidak pernah menggunakan alat musik sebagai pengiring pertunjukkan. Iringan tarian ini berasal dari seruan “cak cak” yang diucapkan para penari secara serempak dan menciptkan harmonisasi suara seperti sebuah kor akapela. Selain puluhan penari tersebut, pada tarian ini hadir pula penari-penari lain yang memerankan toko-tokoh pada kisah Ramayana, seperti Rama, Shinta, Rahwana, Hanoman, dan Sugriwa.

Meskipun telah mengalami pergeseran dari tarian ritual sakral ke seni pertunjukan, Tari Kecak tidak pernah kehilangan daya magisnya. Gerakan-gerakan para penari, seruan-seruan ritmis, kostum, dan semua yang ada pada tarian ini tetap sanggup membuat bulu kuduk berdiri.

Datang dan kunjungilah Pura Uluwatu dan hikmati keindahan yang tersaji di sudut Pulau Dewata ini!

 

Ini Dia Panduan Wisata Pertunjukan Tari Kecak Uluwatu Bali TERLENGKAP
5 (100%) 1 vote