Daftar Wisata Air Terjun Bali yang Paling Rekomendasi

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Wisata air terjun Bali – Pulau dewata memang memiliki banyak keindahan alam yang sangat luar biasa, menjadikan surga bagi para traveler. Bahkan bisa di bilang Bali menjadi magnet wisata utama yang ada di Indonesia bagi wisatawan mancanegara.

Pesona pulau Bali sudah terdengar sampai di beberapa Negara, terutama pantai Kuta yang sangat terkenal wisatawan lokal dan wisatawan mancanegara. Selain itu, wisata air terjun Bali juga tidak kalah indah dengan wisata pantai yang ada di pulau dewata. Oleh karena itu, wisata ini bisa menjadi rekomendasi untuk wisatawan.

Walaupun memiliki keindahan alam yang luar biasa, tetapi masih belum banyak orang yang menyadari wisata air terjun Bali ini. Meski sudah ada beberapa yang cukup terkenal, namun masih banyak lagi spot wisata yang tidak banyak orang tau.

Ada beberapa hal yang membuat wisata ini kurang di kenal oleh wisatawan, salah satunya akses untuk mencapai spot yang sulit dan tempatnya tersembunyi. Oleh karena itu dalam kesempatan kali ini kita akan berbagi daftar wisata air terjun Bali yang paling rekomendasi.

Air Terjun Gitgit (kec Sukasada)

Spot wisata air terjun Bali Gitgit sudah cukup terkenal, dengan ketinggian air terjun yang mencapai 35 meter dengan pemandangan alam yang indah. Lokasinya berada di Desa Gunung Luwi Gitgit, Kec Sukasada, Kab Buleleng – Bali.

Saat berada di sini anda juga bisa menemukan wisata air terjun Bali lainnya seperti air terjun Colek Pamor, Bertingkat, Campuhan dan Mekalangan. Akses untuk mencapai air terjun Gitgit ini cukup mudah, dengan menempuh jarak 16 km dari Pantai Bedugul.

Spotnya  juga tidak terlalu jauh dari jalan utama yang menghubungkan 3 kota besar Bali yaitu Singaraja, Bedugul dan Denpasar. Sementara tarif untuk masuk ke wisata air terjun Bali ini sebesar Rp 5.000/ orang dan menempuh jalan setapak untuk mencapai lokasi. Selain itu anda juga akan bertemu beberapa kios souvenir di air terjun Gitgit.

Air Terjun Bertingkat (Kec Sukasada)

Wisata air terjun Bali selanjutnya masih berada di Desa Gitgit, Kec Sukasada, Kab Buleleng – Bali. Sesuai dengan namanya, air terjun Bertingkat memiliki aliran yang melalui 3 tingkatan. Kita bukan hanya bisa memandang keindahan alamnya saja, namun anda bisa juga mendaki ke atas untuk melihat indahnya alam air terjun Bertingkat.

Ketika ingin berwisata ke air terjun Bertingkat, kita sarankan memperhatikan petunjuk jalan dengan seksama. Pasalnya beberapa persimpangan cukup membingungkan jika tidak ada petunjuk, sementara wisata ini tidak di patok biaya, gratis atau free.

Air Terjun Campuhan (Kec Sukasada)

Air terjun yang memiliki nama Campuhan berarti campuran dalam bahasa Bali. Hal ini dikarenakan air terjun Campuhan berasal dari 2 aliran sungai, dengan 3 mata air. Sementara warga setempat menyebutnya sebagai air terjun kembar.

Udaranya yang sejuk dan airnya yang jernih menjadi daya tarik wisata air terjun Bali ini. Namun tebing batu yang tinggi dan rimbunnya pepohonan di sekitar air terjun, membuat suasananya air terjun menjadi lebih gelap.

Wisata air terjun Campuhan berada di Desa Gitgit, Kec Sukasada, Kab Buleleng – Bali. Bila ingin masuk ke tempat wisata ini, maka anda akan dikenakan biaya sebesar Rp 5.000/orang.

Air Terjun Colek Pamor (Kec Sukasada)

Air terjun Colek Pamor berada di atas air terjun Campuhan dengan ketinggian yang mencapai 20 meter, maka secara otomatis lokasinya yang sama. Wisata air terjun Bali ini masih alami yang berada di tengah hutan dan aksesnya juga cukup sulit, kerap menjadi kegiatan tracking oleh wisatawan.

Air Terjun Mekalangan (Kec Sukasada)

Masih dari Desa Gitgit, Kec Sukasada, Kab Buleleng – Bali. Air terjun Mekalangan merupakan terusan dari aliran air terjun Campuhan, ketinggian dari air terjun ini mencapai 40 meter. Mengingat air terjun Mekalangan terusan dari Campuhan membuat debit air dan arusnya lebih deras. Bila ingin ke tempat ini, anda hanya butuh waktu 5 menit dari air terjun Campuhan.

Lokasinya yang berdekatan dengan air terjun Campuhan, maka untuk mencapainya hanya membutuhkan waktu kurang lebih 10 – 15 menit. Namun untuk mencapai dasar air terjun cukup sulit, dengan mengambil arah balik menuju jembatan kecil.

Air Terjun Aling-aling (Kec Sukasada)

Hal yang membuat air terjun Aling-aling menjadi unik karena puncak air terjun yang terpecah, sehingga membuat 2 air terjun jatuh secara berdampingan dari ketinggian 35 km. Wisata air terjun Bali ini berada di Desa Sambangan, Kec Sukasada, Kab Buleleng – Bali.

Tebing air terjun yang curam dan penuh tumbuhan hijau, membuat suasana eksotis semakin kental terasa. Hal ini membuat udara menjadi terasa sangat sejuk dengan pepohonan yang tumbuh subur, selain itu anda juga bisa berendam dan berenang di kolom air terjun sedalam 4 m.

Jika anda tertarik untuk berwisata ke air terjun Aling-aling tidak perlu mengeluarkan dana besar, sebab untuk menikmati wisata ini hanya tersedia kotak yang di isi sesuai kemampuan pengunjung. Membuat wisata ini menjadi favorit di kalangan remaja.

Air Terjun Banyumala (Kec Sukasada)

Panorama air terjun Banyumala sangat luar biasa, usaha anda melalui jalan yang curam untuk mencapai spot wisata air terjun Bali ini akan terbayar lunas. Objek wisata yang satu ini berada di Desa Pakraman Wanagiri, Kec Sukasada, Kab Buleleng – Bali.

Ketika suara gemercik air yang terjatuh di celah tebing bebatuan, serta hamparan pepohonan hijau membuat anda menghilangkan stress dan beban hidup sementara. Udara yang sejuk juga menjadi nilai tambahan dalam relaksasi. Disamping itu, anda airnya yang jernih bisa digunakan untuk berenang dan puas bermain air.

Sementara untuk tarifnya sangat bersahabat, cukup mengeluarkan biasa sebesar Rp 10.000/orang. Ketika datang ke wisata air terjun Bali Banyumala, sebaiknya membawa kamera terbaik anda untuk mengabadikan momen indahnya.

Air Terjun Peguyangan (Kab Kelungkung)

Lokasi dari wisata air terjun Peguyangan berada di Desa Batu Kandik, Nusa Penida, Kab Klungku. Wisata pulau dewata ini cukup tersembunyi, selain itu akses untuk mencapainya terbilang cukup ekstrim dengan melalui anak tangga curam di tepi tebing.

Walaupun begitu air terjun Peguyangan sangat berbeda dengan wisata air terjun Bali lainnya. Pada umumnya air terjun bergerak dari ketinggian jatuh ke bawah, namun di sini anda akan melihat air terjun yang mengalir turun dengan bertingkat dan mengalir ke laut. Selain itu airnya merupakan sumber mata air alami.

Apakah anda tertarik untuk wisata ke air terjun Peguyangan? Jika iya, kita sarankan memakai jasa penunjuk jalan. Hal ini tentu akan membantu dalam menempuh akses yang cukup ekstrim untuk mencapainya.

Air Terjun Carat

Wisata air terjun Bali Carat masih belum banyak orang yang mengetahui, sehingga suasananya sangat alami. Spot wisata ini berada di Banjar Dinas Kelampukan, Desa Tamblang, Kab Buleleng – Bali.

Air terjun Carat memiliki 2 air terjun yang memiliki ketinggian yang berbeda. Air terjun yang kecil memiliki ketinggian 15 meter saja, namun kolam di bawah air terjun sangat menggoda untuk bermain air. Kita bisa bermain air sampai puas tetapi harus menjaga sopan santun, sebab menurut penduduk sekitar tempat ini memiliki cerita mistis (angker).

Sementara untuk air terjun yang satunya lagi memiliki ketinggian mencapai 100 meter. Mengingat terdapat banyak tebing yang tinggi dan terjal, membuat para wisatawan hanya bisa menikmatinya dari kejauhan saja.

Air Terjun Jembong (Kec Sukasada)

Masih berada di Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng air terjun Jembong yang berada di kemiringan mencapai 70 derajat. Air terjun Jembong berbeda dengan air terjun lainnya yang terjal, sebab Jembong terbilang cukup landai. Wisata air terjun Bali ini berada di Desa Ambengan.

Hal unik lainnya di air terjun Jembong karena terdapat perkebunan coklat yang ada di sekeliling curug tersebut. Selain itu kolam air terjun ini sedalam 1 meter saja, sehingga sangat aman untuk kita bermain air dan berenang.

Air Terjun Lemukih (Kec Sawan)

Air terjun Lemukih juga sangat unik, sebab terdapat 3 air terjun sekaligus dengan ketinggian yang mencapai 4 meter yang tertinggi. Selain itu kolamnya juga sangat luas, sehingga bisa dijadikan sebagai kolam renang alami.

Jika tertarik wisata air terjun Bali ini bisa langsung datang ke Desa Lemukih, Kec Sawan, Buleleng – Bali. Air terjun Lemukih bisa anda capai setelah menempuh 200 meter jalan setapak sampai akhirnya menemukan pemandangan yang indah.

Air Terjun Les (Kec Tejakula)

Air terjun yang berada di Kabupaten Buleleng ini juga kerap di sebut dengan nama air terjun Yuh Mempeh. Nama air terjun Les itu sendiri di ambil dari nama daerah tempat air terjun berada tepatnya di Desa Les, Kec Tejakula, Kab Buleleng – Bali. Jaraknya hanya 95 km dari pusat kota Denpasar.

Air terjun Les memiliki 3 tingkatan yang berada di Bukit Pungsu dan Bukit Yangudi, sementara tingkatan air terjun yang paling bawah mencapai 30 meter. Sementara sisanya berada di atasnya, sehingga jarang dikunjungi karena sulit untuk mencapainya dan jalurnya yang terjal.

Air Terjun Melanting (Kec Banjar)

Wisata air terjun Bali di Kabupaten Buleleng masih belum habis, masih ada air terjun Melanting dengan ketinggian 20 meter dan untuk menikmatinya anda harus mengeluarkan dana sebesar Rp 5.000/orang. Wisata ini berada di Desa Munduk, Kec Banjar, Kab Buleleng – Bali.

Air Terjun Munduk (Kec Banjar)

Wisata air terjun Bali selanjutnya hanya berjarak 1 km dari air terjun Melanting, namun letaknya yang berada di Desa Munduk. Jalan setapak untuk mencapai lokasi tidak terlalu jauh, hanya berjarak 250 meter saja. Jika berada di wisata Bedugul hanya butuh 30 menit untuk sampai di air terjun Munduk.

Air Terjun Sekumpul (Kec Sawan)

Masih di sekitar kabupaten Buleleng dengan air terjun Sekumpul, biasa di sebut warga sekitar dengan nama air terjun Gerombong. Air terjun ini terdiri dari sekumpulan air terjun, beberapa air terjun sering dikunjungi karena lokasinya yang berdekatan. Salah satunya ada 2 air terjun yang berdekatan, dengan 2 mata air berbeda membuat semakin menarik saat masuk musim penghujan.

Pada musim penghujan akan ada 2 warna, dimana warna yang satunya akan tetap jernih karena dari aliran mata air. Jika tertarik anda bisa mengunjungi setelah dari air terjun Lemukih dengan jarak 2 km saja, lebih tepatnya berada di Desa Sekumpul, Kec Sawan, Kab Buleleng – Bali.

Air Terjun Singsing (Kec Banjar)

Air terjun Singsing memiliki keindahan alam yang mempesona, dengan ketinggian yang mencapai 12 meter. Namun untuk mencapainya harus sedikit perjuangan, sebab ada anak tangga yang harus dilalui sampai akhirnya sampai di panorama nan indah. Lokasinya yang berada di Banjar Labuhan Haji, Kemukus, Banjar, Buleleng – Bali.

Bila sebelumnya air terjun Lemukih memiliki kedalaman kolam yang hanya mencapai 3 meter, saat berada di air terjun Singsing memiliki kolam sedalam 5 meter. Maka sulit untuk menolak bermain air saat di air terjun Singsing.

Air Terjun Nungnung (Kec Petang)

Air terjun Nungnung memiliki ketinggian kurang lebih 70 meter yang terletak di anjar Nungnung, Desa Palaga, Kec Petang, Kab Badung – Bali. Selain memiliki pemandangan alam yang indah dengan ketinggian 900 dpl, memiliki udara sejuk yang membuat anda merasa rileks.

Jarak tempuh dari pusat Kota Bali (Denpasar) hanya berjarak 45 km, maka untuk sampai di lokasi anda butuh waktu kurang lebih 1 – 2 jam perjalanan. Setelah sampai anda juga harus hati-hati saat menuruni ratusan anak tangga yang licin dan curam, serta melalui jembatan kecil sampai akhirnya sampai di air terjun Nungnung. Wisata air terjun Bali ini memiliki pemandangan yang masih asri.

Perjalanan terberat justru saat ingin kembali ke parkiran kendaraan, sebab anda harus menaiki kembali ratusan anak tangga yang sebelumnya dituruni. Tetapi tidak perlu khawatir, karena sudah disediakan beberapa gazebo yang bisa digunakan untuk beristirahat. Selain bisa berwisata dan melihat pemandangan yang indah, tubuh anda juga akan menjadi sehat.

Air Terjun Angseri (Kec Baturiti)

Wisata air terjun Bali selanjutnya bisa diteruskan ke Kabupaten Tabanan Bali. Air terjun Angseri sangatlah unik, terlebih lokasinya yang masih di dalam lingkungan pemandian air panas Angseri. Saat berada di sini anda akan disuguhkan air terjun yang berwarna jingga karena campuran belerangnya, selain itu airnya juga hangat. Oleh karena itu sangat cocok untuk anda melepas lelah perjalanan.

Bukan hanya itu saja, fasilitas yang disediakan untuk wisatawan juga sudah banyak. Salah satu fasilitas yang banyak diminati yaitu tempat berendam, kolam renang untuk anak-anak dan orang dewasa. Lokasinya berada di Banjar Munduk Lumbang, Desa Angseri, Kec Baturiti – Bali.

Air Terjun Blahmantung (Kec pupuan)

Pesona air terjun Blahmantung sudah banyak diketahui oleh wisatawan, sebagian dari mereka menyebutnya dengan nama air terjun Pupuan. Ketinggian wisata air terjun Bali ini mencapai 50 meter, tersembunyi dikelilingi oleh tebing yang tinggi dan perkebunan kopi.

Spot air terjun di Kecamatan Pupuan ini masih sangat asri, selain itu anda juga bisa menemukan 2 air terjun lain yang berbeda. Mengingat wisata air terjun Bali ini belum di kelola secara professional, maka anda tidak akan dikenakan biaya masuk. Lokasi air terjun Blahmantung berada di Desa Pujungan, Kec pupuan – Bali.

Air Terjun Pengempu (Kec Tabanan)

Air terjun di Desa Cau Belayu memiliki ketinggian yang mencapai 20 meter. Air terjun Pengempu lokasinya berdekatan dengan wisata Monkey Forest Sangeh, tepatnya di Kecamatan Tabanan. Jika ingin ke air terjun Pengempu dari Denpasar, anda harus menempuh jarak 40 km dengan waktu 30 – 1 jam perjalanan sampai ke wisata air terjun Bali.

Air Terjun Sade (Kec Pupuan)

Air terjun Singsing nama lain dari air terjun Sade ini tidak terlalu besar yang mengalir dari sungai Yeh Sapuan. Pemandangan air terjun Sade di penuhi bambu dan tebing yang tinggi, selain itu tidak jauh dari sini anda bisa melihat air terjun Benben. Jika kalian tertarik bisa langsung datang ke Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tebanan Bali. Berjarak 50 km dari pusat kota Bali (Denpasar).

Air Terjun Kemenuh (Kec Sukawati)

Air terjun Kemenuh yang berada di aliran sungai Tukad Petanu, dengan nama lain air Terjun Tegenungan ini memiliki ketinggian yang mencapai 15 meter. Air terjun Gianya Bali ini sudah dikelola oleh pariwisata setempat, sehingga untuk masuk anda harus mengeluarkan biaya sebesar Rp 5.000/orang.

Lokasi wisata air terjun Bali ini berada di Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar – Bali. Jaraknya hanya 16 km saja dari Kota Denpasar, sehingga hanya membutuhkan waktu 15 – 30 menit untuk mencapainya dari pusat kota Bali.

Air Terjun Kanto Lampo (Kec Gianyar)

Air terjun yang berada di Banjar Kelod Kangin, Desa Beng, Kec Gianyar Bali ini kian hari menjadi sangat populer di kalangan wisatawan lokal dan mancanegara. Pada umumnya daerah ini sama panas dengan Kota Denpasar, namun saat anda memasuki kawasan wisata air terjun Bali suhu akan berubah menjadi semakin sejuk.

Suhu menjadi semakin sejuk saat anda bermain air di aliran Kampo Lampo. Wisata air terjun Bali ini memiliki ketinggian mencapai 15 meter, dengan aliran air yang mengalir di bebatuan miring yang lebar. Suasana akan menjadi semakin indah, ketika anda menaiki tebing bebatuan Kampo Lampo Kec Gianyar Bali. Namun harus ekstra hati-hati, karena bebatuan yang licin.

Air Terjun Juwuk Manis (Kec. Pekutatan)

Sekarang kita tinggalkan wisata air terjun yang ada di Kabupaten Gianyar Bali dan lanjut ke wisata air terjun yang ada di Kabupaten Jembaran. Lebih tepatnya berada di Dusun Juwuk Manis, Desa Manggissari, Kec. Pekutatan. Namun air terjun Juwuk Manis terbilang kecil, sebab ketinggiannya hanya mencapai 4 meter saja tetapi anda bisa bermain air atau berenang di kolamnya.

Air Terjun Dusun Kuning (Kec Bangli)

Wisata air terjun Bali selanjutnya berada di Desa Taman Bali, Dusun Kuning, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli – Bali. Spot air terjun ini memiliki alam yang masih asri, mengingat masih belum banyak orang yang mengetahui keindahan alamnya. Indahnya panorama air terjun Dusun Kuning ini tidak terelakkan.

Apakah anda tertarik berwisata ke air terjun Dusun Kuning? Jika iya, anda bisa melalui jalan By Pass Ida Bagus Mantra bila berangkat dari Kota Denpasar.

Air Terjun Kutuh (Kec Kintamani)

Air terjun Kutuh memiliki ketinggian kurang lebih 40 meter, dengan membentuk 2 tingkatan air terjun. Keunikan air terjun ini adalah airnya yang merupakan air hangat, maka menjadi wisata air terjun Bali yang rekomendasi.

Sebagai air terjun ke-2 di Kabupaten Bangli, Kutuh menjadi cukup di kenal oleh wisatawan lokal dan mancanegara dengan keunikannya. Lokasi tepatnya berada di Desa Surabaya, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli – Bali.

Air Terjun Pengibul (Kec Susut)

Masih di kisaran Kabupaten Bangli yang menyediakan wisata air terjun dengan panorama indah yaitu air terjun Pengibul. Air terjun yang kerap di sebut Yah Empel ini memiliki 2 tingkatan. Kolam yang ada di bawah air terjun bisa digunakan untuk bermain air, berendam, berenang dan mandi. Wisata air terjun Bali ini berada di Desa Apuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli – Bali.

Air Terjun Tangkup (Kec Tembuku)

Air terjun Tangkup atau biasa di kenal dengan nama air terjun Slau, masih berada di Kabupaten Bangli. Lokasi tepatnya berada di Desa Undisan Kelod, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli – Bali ini memiliki ketinggian kurang lebih 25 meter.

Hal yang menarik dari wisata air terjun Bali ini yaitu ada 3 aliran air terjun yang mengalir di sela bebatuan. Oleh karena itu, jika kita melihatnya dari depan, maka tampak seperti air terjun kembar yang mengalir 3 sekaligus.

Air Terjun Tibumana (Kec Susut)

Air terjun selanjutnya yang ada di Kabupaten Bangli yaitu air terjun Tibumana, dengan ketinggian yang mencapai 20 meter dan memiliki 2 terjun air serta goa yang ada di belakang air terjun. Tempat ini terbilang cukup aman, sebab kolamnya di sini cukup aman. Lebih tepatnya berada di Desa Apuan, Banjar Bangun Lemah Kawan, Kecamatan Susut Bali.

Air Terjun Tukad Cepung (Kec Tembuku)

Ketinggian air terjun Tukad Cepung kurang lebih mencapai 15 meter. Wisata air terjun Bali terakhir di Kabupaten Bangli, memiliki panorama yang eksotis. Lokasi tepatnya berada di Banjar Penida Kelod, Kecamatan Tembuku Bali.

Air Terjun Jaga Satru (Kec Selat)

Beralih ke wisata air terjun Bali di Kabupaten Karangasem, air terjun ini memiliki ketinggian mencapai 40 meter. Kawasan ini masih sangat alami dengan banyak pepohonan besar yang tumbuh di sekitar air terjun Jaga Satru.

Jika anda penasaran dengan wisata air terjun Bali ini bisa langsung datang ke Desa Duda Timur, Dusun Pateh, Kecamata Selat, Kabupaten Karangasem Bali.

Air Terjun Telaga Waja (Kec Rendang)

Wisata air terjun Bali Kabupaten Karangasem ini kerap digunakan untuk olahraga ekstrim arung jeram. Air terjun Telaga Waja ini terletak di Desa Rendang, Kecamatan Rendang Bali. Bila ingin datang ke sini anda bisa melalui 2 jalur yaitu melalui jalur setapak atau refting dengan mengikuti arung jeram.

Air Terjun Yeh Lebuh (Kec Manggis)

Kita masih membahas wisata air terjun di Kabupaten Karang asem yang berada di Desa Selumbung Kaler, Kecamatan Manggis Bali. Ketinggian dari air terjun Yeh Lebuh mencapai 35 meter dengan debet air yang cukup besar, sementara untuk mencapai spot ini anda harus melalui jalan yang cukup ekstrim. Oleh karena itu, anda harus ekstra hati-hati saat ke wisata air terjun Bali ini.

Air Terjun Yeh Poh (Kec Manggis)

Wisata air terjun Bali yang terakhir yaitu air terjun Yeh Poh. Air terjun yang memiliki ketinggian 15 meter ini berada di Desa Selumbung Manggis, Dusun Yeh Poh, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem Bali.

Itulah daftar wisata air terjun Bali yang paling direkomendasikan. Sebenarnya masih ada banyak lagi tempat-tempat indah di Bali yang bisa anda kunjungi. Namun dengan adanya daftar di atas, setidaknya anda bisa memutuskan kemana anda akan pergi berlibur.

Daftar Wisata Air Terjun Bali yang Paling Rekomendasi
Rate this post