Jualan Makanan yang Pasti Laku

Kini semakin banyak orang yang tertarik membuka usaha sendiri, mulai dari usaha mikro hingga usaha besar. Ini menandakan banyak rakyat Indonesia yang semakin kreatif dan ingin mengembangkan diri dengan potensi yang mereka miliki. Salah satu jenis usaha yang paling banyak dipilih sejak dulu adalah jualan makanan. Setiap hari, orang pasti butuh makan. Karena itulah, usaha ini dianggap pasti akan mendatangkan keuntungan, pasti ada peminatnya…

Tapi pada kenyataannya tidaklah semudah itu. Pengalaman orang berjualan makanan sangat beragam. Ada yang  di awal jualan laku keras, tapi setelah beberapa saat mulai sepi pembeli. Ada juga yang di awal sepi pembeli, tapi kemudian perlahan bisa menambah pelanggan dan jadi sukses. Bahkan ada juga yang kesulitan mendapatkan pembeli sejak awal, sehingga terpaksa harus gulung tikar. 

Penyebab usaha jualan makanan tidak laku bisa beragam. Mulai dari harga yang terlalu mahal, lokasi yang tidak strategis, kemasan kurang menarik, promo kurang tepat, atau jenis makanan tidak sesuai dengan selera pelanggan. Lalu bagaimana caranya jualan makanan yang laku setiap hari?

Jualan Makanan Sesuaikan dengan Lokasinya

Di tahun 2021, berjualan makanan tidak hanya bisa dilakukan secara offline dengan cara menjajakan langsung kepada pembeli, tetapi bisa dilakukan secara online. Khusus untuk jualan makanan secara offline yang memiliki tempat dagang sendiri, pastikan Anda menjual makanan yang sesuai dengan lokasinya. Misalnya ingin jualan makanan yang laris di kampung, tentu tidak bisa tiba-tiba membuka restoran steak atau sushi, karena tidak akan sesuai dengan selera warga yang tinggal di kampung. 

Bukan berarti tidak bisa menjual makanan modern di kampung sama sekali, tetapi pastikan kita tahu selera pasar. Sebaliknya, jika berjualan di kota, makanan tradisional justru bisa laku karena banyak orang merindukan makanan dari kampung mereka. Menjual makanan di kota biasanya masalahnya terletak Tpada persaingan yang ketat karena saking banyaknya penjual makanan lain. tapi menyesuaikan selera warga yang ada di lokasi berjualan juga penting agar dagangan laris.

Selain cita rasa, sesuaikan juga harga makanannya. Di mana pun lokasinya, harga makanan yang terlalu mahal biasanya membuat pembeli berpikir 2 kali sebelum membeli. Kecuali memang lokasi jualannya di tempat yang premium. Di kampung misalnya, bisa coba buka usaha makanan ringan serba 1000 atau jajanan 1000an laris manis untuk dijual. Sementara untuk di kota harganya bisa dinaikkan jadi 2000 atau 5000. 

Jualan Makanan Sesuai Tren Kekinian

Strategi jual makanan lainnya jika ingin laku adalah mengikuti tren. Biasanya tren makanan terjadi di kota besar. Di kampung atau kota kecil hal ini bisa saja terjadi, tapi di kota besar biasanya bisa lebih cepat viral dan jadi tren tersendiri. Jenis makanannya sangat beragam, bisa berupa makanan berat, jajanan, sampai minuman. Misalnya sempat tren merek donat tertentu yang baru masuk ke Indonesia, antrean membeli donat ini bisa mengular. 

Begitu juga dengan sebuah merek roti yang juga mengalami fenomena yang sama. Yang baru terjadi belakangan ini adalah tren seblak yang asalnya dari Bandung. Saat seblak masuk ke Jakarta, antrean di beberapa kedai seblak sangat panjang. Orang bahkan rela menunggu hingga berjam-jam. Jajanan populer untuk usaha sangat beragam, bisa resep dari luar negeri, bisa juga dari dalam negeri. Karena itu, kita harus tetap up to date terhadap tren jika ingin usaha makanan kekinian mereka laris. 

Jualan Makanan Via Online

Ini adalah cara lain berjualan makanan yang sekarang sedang ramai. Jualan makanan online tidak hanya mempermudah penjual karena tidak butuh tempat khusus untuk berjualan. Tetapi juga memudahkan bagi pembeli yang tinggal memesan lewat aplikasi, tanpa perlu keluar rumah. Jual makanan online bisa dilakukan di e-commerce maupun di platform transportasi online. 

Untuk makanan ringan, bisa menggunakan e-commerce. Sementara jualan makanan jadi biasanya platform transportasi online lebih dijadikan pilihan. Baik berjualan makanan di tempat khusus atau via online, keduanya sama-sama membutuhkan promosi yang baik agar jualan bisa laris.